Peran Media Sangat Penting Dalam Perang Melawan Narkoba

Wednesday, 22 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Newsline.id-Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia BNN RI Komjen Pol. Dr. Suyudi Ario Seto, S.H., M.Si., menerima audiensi Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia PWI Pusat di Ruang Sudirman, Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin 20 Oktober 2025

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara BNN dan insan pers dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Tanah Air.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala BNN RI menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis pemerintah dalam memerangi narkoba. Menurutnya, kerja keras dan berbagai program BNN tidak akan berdampak maksimal tanpa dukungan publikasi dan pemberitaan dari media massa.“Kita berbuat tapi enggak kelihatan. Kita bisa kelihatan karena rekan-rekan,” ujar Komjen Suyudi Ario Seto dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Suyudi menyampaikan bahwa media, baik konvensional maupun digital, memiliki kekuatan besar dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba. Ia berharap, media dapat menjadi “mata dan telinga” dalam memperkuat pengawasan serta mendorong penyebaran informasi yang akurat dan edukatif.

Suyudi juga memaparkan bahwa upaya penanganan narkotika tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga meliputi pencegahan, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi.

BNN terus menggencarkan program pembinaan bagi mantan penyalahguna agar dapat hidup mandiri, salah satunya melalui pelatihan pertanian dan kewirausahaan di sejumlah daerah.

“Perang terhadap narkoba dilakukan keras terhadap jaringan sindikat. Namun, terhadap pengguna, mereka harus diperlakukan sebagai orang sakit yang perlu pertolongan, bukan dimusuhi,” tegasnya.

Kepala BNN RI juga menyoroti munculnya narkotika jenis baru atau New Psychoactive Substances (NPS) seperti narkoba cair, ganja sintetis, dan tembakau gorilla yang direndam cairan NPS. Fenomena ini, menurutnya, terjadi karena tingginya permintaan pasar dan inovasi para pelaku dalam mencari celah hukum.

Sementara itu, Pengurus PWI Pusat menyambut positif ajakan kolaborasi tersebut. PWI menyatakan kesiapannya untuk memperkuat peran media dalam menyebarluaskan informasi yang mendidik dan mencegah penyalahgunaan narkoba agar tidak semakin meluas di masyarakat.

Sinergi antara BNN dan Media diharapkan mampu memperkuat gerakan nasional War On Drugs For Humanity, yakni perang melawan narkoba demi kemanusiaan, melalui pemberitaan yang informatif, humanis, dan berkelanjutan.

(Fajrah Akbar)

Berita Terkait

Dugaan Sengketa Lahan Warga Mekarsari
Sidang Tahunan MPR RI Jadi Momentum Indonesia Emas
Hari Bhayangkara Polda Sumsel Raih Tiga Penghargaan Nasional
Menko Polkam Tekankan Respons Cepat Atasi Karhutla
UU Hak Cipta Bahas Hak Media Digital
Ketua Umum IWO Indonesia Akan Kirimkan Surat Temui Hotman Paris
Azka Bawa Nama Prabumulih Ke Kancah Internasional
Diplomasi Parlemen Perkuat Persahabatan Indonesia

Berita Terkait

Friday, 21 August 2026 - 10:48

Dugaan Sengketa Lahan Warga Mekarsari

Saturday, 15 August 2026 - 13:26

Sidang Tahunan MPR RI Jadi Momentum Indonesia Emas

Wednesday, 12 August 2026 - 14:11

Hari Bhayangkara Polda Sumsel Raih Tiga Penghargaan Nasional

Saturday, 1 August 2026 - 13:14

Menko Polkam Tekankan Respons Cepat Atasi Karhutla

Friday, 31 July 2026 - 22:37

UU Hak Cipta Bahas Hak Media Digital

Berita Terbaru

Kabupaten Muaraenim

Warga Air Limau Minta Prioritas Kerja Lokal

Friday, 11 Sep 2026 - 20:35

Prabumulih

Satukan Literasi Dan Kreativitas

Monday, 31 Aug 2026 - 17:46

Prabumulih

Gerindra Sumsel Gelar Pelatihan Paralegal Dan Politik

Sunday, 30 Aug 2026 - 14:03

Prabumulih

Ajak Masyarakat Jaga Kebugaran

Saturday, 29 Aug 2026 - 15:19