Polri Diusulkan Dibagi Dua Wilayah Timur Barat

Wednesday, 14 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,newsline.id – Pakar Kriminologi Universitas Indonesia UI, Adrianus Elista Sembiring Meliala, mengusulkan pembagian wilayah Kepolisian Republik Indonesia Polri menjadi dua zona besar, yakni Polri Barat dan Polri Timur. Usulan tersebut 13 Januari 2026

disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum RDPU.Komisi III DPR RI, sebagai upaya memperpendek rentang kendali dan memperkuat pengawasan internal institusi kepolisian.

Menurut Adrianus, luasnya wilayah kerja Polri saat ini membuat pengawasan pimpinan menjadi kurang efektif. Dengan pembagian wilayah, pimpinan Polri dinilai akan lebih mudah turun langsung ke lapangan, sekaligus lebih cepat mendeteksi dan menindak berbagai penyimpangan yang dilakukan personel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembelahan wilayah akan memudahkan kontrol dan pengawasan. Rentang kendali yang lebih pendek memungkinkan respons yang lebih cepat terhadap persoalan di lapangan,” ujarnya.

Selain itu, Adrianus juga mengusulkan adanya dua Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Masing-masing Wakapolri diharapkan bertanggung jawab mengawasi satu wilayah besar, sehingga koordinasi dan supervisi dapat berjalan lebih optimal.

Namun, pandangan berbeda disampaikan Pakar Hukum Tata Negara, Muhammad rullyandi. Ia menilai persoalan mendasar Polri saat ini bukan terletak pada struktur organisasi, melainkan pada budaya organisasi.“Secara kelembagaan, Polri sebenarnya sudah sangat kuat. Tantangan terbesarnya adalah pembenahan budaya kerja dan etika internal,” kata rullyandi

Ia juga menyinggung polemik penugasan anggota Polri aktif di jabatan sipil. Menurutnya, Undang-Undang Polri serta Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 114 Tahun 2025 tidak melarang penugasan tersebut, selama masih berkaitan dengan tugas dan fungsi kepolisian.“Selama penugasan itu relevan dengan fungsi kepolisian, secara hukum tidak ada larangan,” tegasnya.

Perbedaan pandangan para pakar tersebut memperkaya diskursus publik terkait reformasi Polri ke depan, baik dari sisi struktur kelembagaan maupun pembenahan budaya organisasi sebagai fondasi utama profesionalisme aparat penegak hukum.

(Fajrah Akbar)

Berita Terkait

Apartemen Mewah Dijadikan Tempat Penyimpanan Sabu
Resmikan Kantor Baru Kompolnas,Menko Polkam Tekankan Profesionalisme Dan Integritas
Proyek Jalan Dan Jembatan Kopassus Resmi Disepakati
Hardiknas Ketum Iwo Indonesia Ajak Perkuat Kolaborasi Pendidikan
Ketua Umum Iwo Indonesia Kawal Kasus,Kapolri Dan Jaksa Agung Diminta Turun Tangan Kasus Di Palembang Disorot 
Ajp Lampung Barat Rampungkan Laporan Lanjutan Ke Kpk Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi
88 Pejabat Dilaporkan Ajp Lampung Barat Datangi Tiga Lembaga Negara
Dua Hari Di Eropa Prabowo Bawa Pulang Kesepakatan Penting

Berita Terkait

Friday, 8 May 2026 - 22:10

Apartemen Mewah Dijadikan Tempat Penyimpanan Sabu

Wednesday, 6 May 2026 - 21:46

Resmikan Kantor Baru Kompolnas,Menko Polkam Tekankan Profesionalisme Dan Integritas

Wednesday, 6 May 2026 - 21:27

Proyek Jalan Dan Jembatan Kopassus Resmi Disepakati

Saturday, 2 May 2026 - 13:38

Hardiknas Ketum Iwo Indonesia Ajak Perkuat Kolaborasi Pendidikan

Thursday, 30 April 2026 - 01:39

Ketua Umum Iwo Indonesia Kawal Kasus,Kapolri Dan Jaksa Agung Diminta Turun Tangan Kasus Di Palembang Disorot 

Berita Terbaru

Palembang

Safrizal Santuni Anak Yatim Dan Kaum Dhuafa

Monday, 11 May 2026 - 11:27

Muara Enim

Pangdam Tinjau Proyek Strategis Di Muara Enim

Saturday, 9 May 2026 - 17:49

Palembang

Ngopi Presisi Polda Sumsel Dekat Dengan Masyarakat

Saturday, 9 May 2026 - 17:36

Uncategorized

Federasi Media Online Indonesia Resmi Berdiri

Saturday, 9 May 2026 - 16:08