Palangkaraya,newsline.id–Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah resmi meluncurkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan dan pendidikan bagi
masyarakat.Peluncuran program tersebut digelar di Aula Jayang Tingang Lantai II, Kantor Gubernur, Palangka Raya, Jumat (20/2/2026). Dalam sambutannya, Gubernur
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh masyarakat, baik di perkotaan maupun pedalaman, mendapatkan pelayanan dasar tanpa hambatan biaya.

“Saya tidak ingin melihat ada anak dari pedalaman sampai kota yang tidak bisa sekolah atau tidak bisa berobat,” tegasnya.
Menurut Agustiar, melalui program ini masyarakat cukup menggunakan KTP untuk memperoleh akses layanan yang telah disiapkan pemerintah. Ia menekankan bahwa tidak boleh ada lagi warga Kalimantan Tengah yang ditolak rumah sakit atau terhambat pendidikannya karena alasan ekonomi.“Kesehatan dan pendidikan adalah hak dasar. Cukup pakai KTP. Tidak boleh ada yang tertolak,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Agustiar juga mengingatkan seluruh bupati dan wali kota agar tidak mengurangi anggaran sektor kesehatan. Ia menegaskan, pelayanan kesehatan merupakan prioritas utama yang tidak boleh dikompromikan.
Selain peluncuran kartu, Pemprov Kalimantan Tengah juga menyiapkan delapan unit bus layanan kesehatan keliling yang dilengkapi tenaga medis, termasuk dokter spesialis. Fasilitas ini akan menjangkau wilayah pedalaman yang selama ini memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.
“Insyaallah, delapan mobil dengan dokter spesialis akan berangkat ke pedalaman. Kami tidak ingin melihat masyarakat kita ada yang tidak bisa berobat,” katanya.
Agustiar menambahkan, Kalimantan Tengah merupakan daerah yang kaya sumber daya alam. Namun, menurutnya, kekayaan tersebut harus berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar.
Program Kartu Huma Betang Sejahtera ini dijalankan bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Di akhir sambutannya, Agustiar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawal pelaksanaan program tersebut.
“Mohon doa restu dan kawal terus kami. Berikan kritik yang membangun, jangan kritik yang memecah belah,” pungkasnya.
Peluncuran Kartu Huma Betang Sejahtera diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sistem layanan kesehatan dan pendidikan yang inklusif di Kalimantan Tengah.
(Saifullah Hakim)










