Buruh Pelabuhan Panjang Laporkan Koperasi Diduga Monopoli

Monday, 4 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG,newsline.id-Ratusan buruh bongkar muat di Pelabuhan Panjang yang tergabung dalam Forum Buruh Bongkar Muat Pelabuhan Panjang (FBBMP) resmi dikukuhkan di Way Halim, Bandar Lampung, Rabu (22/4/2026). Pembentukan forum ini menjadi langkah awal dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan buruh pelabuhan.

Dewan Penasihat FBBMP, Ahmad Kennedy, menjelaskan bahwa forum tersebut lahir dari keresahan para buruh terhadap berbagai persoalan yang selama ini terjadi, mulai dari upah hingga aspek kesejahteraan.

Menurutnya, salah satu isu krusial yang menjadi perhatian adalah pengelolaan koperasi buruh yang dinilai belum transparan. Bahkan, pihaknya menduga adanya praktik monopoli yang merugikan buruh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada ketidaknyamanan buruh terhadap satu koperasi yang sudah berjalan bertahun-tahun, namun tidak menunjukkan transparansi yang jelas. Hal ini akan kami laporkan ke Dinas Tenaga Kerja,” ujar Kennedy.

Kennedy juga menyoroti isu nasional terkait rencana pencabutan Surat Keputusan Bersama (SKB) dua menteri yang selama ini mengatur koperasi di pelabuhan. Ia menilai kebijakan tersebut dapat menjadi peluang untuk menciptakan sistem pengelolaan yang lebih adil dan terbuka.

FBBMP pun bergerak cepat. Pada Kamis (23/4/2026), perwakilan forum dijadwalkan mendatangi Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung guna menyampaikan pengaduan dari sekitar 400 anggota.

“Buruh akan menyampaikan langsung berbagai bentuk ketidakadilan yang selama ini terjadi. Kami ingin hak hak buruh dikembalikan,” tegasnya.

Selain itu, para buruh juga berencana menghadap Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, pada awal bulan mendatang melalui agenda bertajuk “Buruh Curhat ke Gubernur”.

Kennedy berharap pemerintah daerah dapat mendengar langsung aspirasi para buruh serta memberikan dukungan nyata, khususnya dalam menyikapi perubahan regulasi dari pemerintah pusat.

“Kami ingin menciptakan buruh yang cerdas dan memahami aturan. Sudah saatnya buruh tidak lagi dipandang sebelah mata. Kami akan terus mengawal agar hak hak buruh Pelabuhan Panjang benar-benar terlindungi,” pungkasnya.

 

Reporter ( Irfan )

Editor : Akbar news

Sumber Berita: Ketua Buruh

Berita Terkait

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Bimtek DPRD Prabumulih ke Bogor Diduga Telan Miliaran Rupiah
Enam Rumah Kontrakan Ludes Terbakar Di Prabumulih Barat
Sinergi Polisi Dan Warga Berbuah Pengungkapan Kasus Narkoba
Proyek Strategis Nasional Tersandung Dugaan Solar Subsidi Ilegal Di Bekasi
Prabowo Tegaskan Pendidikan Strategis Jadi Pilar Kekuatan Pertahanan Nasional
Federasi Media Online Indonesia Resmi Berdiri
Bayi Dibuang Ke Sampah Warga Kertapati Heboh
Kapolri Pastikan Pelayanan Mudik Di Kalikangkung Maksimal

Berita Terkait

Wednesday, 2 September 2026 - 23:13

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Bimtek DPRD Prabumulih ke Bogor Diduga Telan Miliaran Rupiah

Tuesday, 9 June 2026 - 11:01

Enam Rumah Kontrakan Ludes Terbakar Di Prabumulih Barat

Wednesday, 3 June 2026 - 08:38

Sinergi Polisi Dan Warga Berbuah Pengungkapan Kasus Narkoba

Tuesday, 26 May 2026 - 13:32

Proyek Strategis Nasional Tersandung Dugaan Solar Subsidi Ilegal Di Bekasi

Tuesday, 26 May 2026 - 00:26

Prabowo Tegaskan Pendidikan Strategis Jadi Pilar Kekuatan Pertahanan Nasional

Berita Terbaru

Kabupaten Muaraenim

Warga Air Limau Minta Prioritas Kerja Lokal

Friday, 11 Sep 2026 - 20:35

Prabumulih

Satukan Literasi Dan Kreativitas

Monday, 31 Aug 2026 - 17:46

Prabumulih

Gerindra Sumsel Gelar Pelatihan Paralegal Dan Politik

Sunday, 30 Aug 2026 - 14:03

Prabumulih

Ajak Masyarakat Jaga Kebugaran

Saturday, 29 Aug 2026 - 15:19