Jakarta, Newsline.id-Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, di Tokyo, Senin (17/11). Pertemuan tersebut berlangsung dalam rangkaian Pertemuan 2+2 RI–Jepang ke-3 yang membahas penguatan kerja sama strategis kedua negara di bidang pertahanan.
Dalam pertemuan itu, Jepang menyampaikan apresiasi atas peran aktif Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan, khususnya di lingkup Asean Jepang menilai Indonesia memiliki posisi penting dalam upaya memperkuat kolaborasi keamanan regional.
Sebaliknya, Indonesia menyambut baik dukungan Jepang di berbagai sektor pertahanan. Dukungan tersebut mencakup pengawasan maritim Intelligence Surveillance and Reconnaissance ISR kerja sama transfer alat utama sistem senjata alutsista integrasi radar pantai, hingga pengembangan fregat masa depan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedua menteri juga sepakat untuk meningkatkan intensitas latihan militer bersama. Salah satunya melalui perluasan latihan multilateral Super Garuda Shield, yang selama ini menjadi wadah peningkatan kemampuan dan interoperabilitas pasukan kedua negara bersama mitra lainnya. Selain itu, kedua pihak akan mempererat kerja sama antar satuan khusus untuk memperkuat kesiapsiagaan dan respons terhadap berbagai skenario keamanan.
Pertemuan bilateral ini menjadi penegasan komitmen Indonesia dan Jepang untuk terus memperkuat kemitraan strategis di bidang pertahanan, di tengah dinamika keamanan kawasan yang semakin kompleks. {*}










