Ketum IWO-I berikan Sambutan Umum-Seluruh Anggota Harus Memahami tentang KEJ, Hak dan Kewajiban

Tuesday, 26 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumsel.Newsline.id-Kegiatan HUT DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia ke 3 yang dikemas dengan pelatihan Jurnalistik dengan tema “Antara Pena dan Hukum” pada Sabtu, (23/08/2025) mendapat apresiasi oleh Ketua Umum IWO-I, Icang Rahardian, SM.MH.Dalam kegiatan tersebut, ketum IWO-I turut memberikan pembekalan sebagai salah satu.Dalam sambutan kepada para peserta yang juga diikuti secara during ini, Icang menyampaikan bahwa tentang pers ini sudah cukup lumayan membawa angin segar bagi keberadaan Pers.ujarnya

Buat kita semua tentunya dalam kondisi media yang masih cukup baik Media online atau media lainnya, wartawan-wartawan online yang masih mencari format, ini tentunya akan membawa
Satu angin segar, dimana Kolaborasi Kode Etik Jurnalistik (KEJ), hak dan kewajiban jurnalis terkolaborasi.Menurunya, dengan adanya undang-undang, kegiatan-kegiatan semacam ini, yang dilakukan oleh para sahabat IWO Indonesia Kota Bekasi ini memulai hal-hal dimana para sahabat pelan-pelan memahami tentang undang-undang pers, lalu memahami tentang Kode Etik Jurnalistik.

Para sahabat dapat memahami tentang hak dan kewajiban jurnalis, dan banyak hal, misalkan
Para sahabat yang hari ini dilakukan pemanggilan-pemanggilan oleh penegak hukum terkait dengan dengan tulisannya. Nah ini pula
yang menjadi tantangan buat kita semua,” ungkap ketum ketua umum

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saya tidak terlalu panjang lebar, para sahabat kalau terkait dengan undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers ini, saya yakin para sahabat sudah sangat paham, saya yakin para sahabat sudah sangat mengerti.
Namun implementasi dari undang-undang pers ini, yang memang menjadi fondasi kita, ini kadang menjadi tantangan buat kita semua, di saat kita melakukan pekerjaan sebagai seorang jurnalis. Contoh, peliputan-peliputan di tempat-tempat yang memang menjadi daerah rawan seperti konflik, adanya perseteruan, lalu sengketa lahan,” tambahnya.

Icang berharap kepada seluruh wartawan, khususnya seluruh anggota yang bernaung di organisasi IWO Indonesia agar harus benar-benar memahami kode etiknya.

“Nah ini harus dipahami dengan betul kode etiknya, yang paling utama adalah para sahabat semua harus memahami medan dulu, medan di mana tempat teman-teman melakukan pekerjaan. Begitu besar tantangan bagi kita semua, di saat jurnalis tidak memahami, dan di mana para sahabat bekerja,” tegasnya lagi.

Seperti yang dicontohkan Icang, contoh misalkan tentang pasal pada undang-undang dan tantangan yang ada.

“Undang-undang yang paling sekali pada Pasal-pasal, dan yang paling sekali menjadi tantangan adalah pasal-pasal undang-undang ITE, ini selalu menjadi umpan balik buat kita semua.”Nah, ini pun para sahabat harus menjadi pemahaman buat kita semua, jangan sampai para sahabat terjebak,” sambungnya.

Dari hal yang dipaparkan Icang, maksud utama tak lain adalah harus mengerti bagaimana fungsi daripada koordinasi dan informasi.Jadi para sahabat
Baru mendapatkan informasi yang hanya sebatas informasi, tidak dilakukan pendalaman. Jadi menurut saya, informasi ini belum matang, informasi masih mentah.” Imbuhnya.Fungsi informasi itu menurut Icang adalah untuk menyampaikan berita dan peristiwa terkini kepada publik.

Jadi konsumsi itu kita berikan kepada publik, namun kita si penyaji harus memahami dulu persoalan yang memang kita akan sampaikan kepada publik.Lalu, apa fungsinya para sahabat yang menjadi fungsi belajar atau fungsi pendidikan Menurutnya, sebelum memberikan informasi harus memahami, dan memahami itu tentunya para sahabat harus mempunyai basic yang kompeten.

Jadi kembali kepada uraian yang saya ingin sampaikan adalah, pertama sekali para sahabat sekalian. bahwa IWO Indonesia ini didirikan atas tiga keinginan dan tiga tujuan.

Tujuan yang pertama adalah Mendidik. Yang ini hari sudah dilakukan oleh teman-teman DPD Kota Bekasi, yakni melakukan pendidikan.Setelah melakukan pendidikan, kita akan melakukan pembinaan.

Pembinaan inilah yang paling penting, dilakukan pembinaan terhadap para sahabat IWO Indonesia, baik yang sudah bergabung lama ataupun yang memang baru bergabung. Kita lakukan.Kita lakukan pembinaan, ya tidak hanya para sahabat direkrut, setelah direkrut orang dilepaskan. Nah ini jangan dilakukan, jadi orang setelah didik lalu dibina, yang membina itu para pengurus DPD, memposisikan dirinya, ya sebagai pengurus yang menempatkan para pewarta atau anggotanya, baik di dinas, instansi pemerintah maupun swasta,” jelasnya.

Icang menjelaskan, bahwa membangun Network atau jaringan kerja sangatlah perlu.“Dinas yang ada di wilayah dan daerah masing-masing atau di sekitarnya, ataupun kepada daerah-daerah yang memang dianggap perlu dibangun satu network atau satu jaringan teman-teman DPD IWO-I,” tambahnya.

Pembinaan bukan hanya sekedar orang diberikan tugas, namun diajarkan bagaimana mereka bisa bermitra dengan dinas ataupun dengan swasta.Nah yang ketiga, tugas IWO Indonesia adalah Membela, pembelaan ini adalah bukan saja menjadi tanggung DPP, tetapi juga menjadi tanggungjawab; seluruh pengurus di wilayah maupun daerah. Seperti yang pernah dilakukan oleh DPP,”

Untuk itu, Icang berharap, agar seluruh pengurus dan anggota IWO Indonesia baik di wilayah maupun daerah agar melakukan 3 hal tersebut, Mendidik, Membina dan Membela bukan saya dikalangan sendiri tetapi kepada yang membutuhkan, karena seperti yang beliau tegaskan, sebaik-baiknya orang adalah bermanfaat bagi orang lain.

Selain pelatihan, rangkaian acara HUT DPD IWO-I kota Bekasi ini juga dilaksanakan Bantuan Sosial yakni pemberitan tali kasih kepada anak yatim piatu kemudian ditutup dengan pemotongan nasi tumpeng dan doa pungkasnya (Neliani)

Berita Terkait

Enam Rumah Kontrakan Ludes Terbakar Di Prabumulih Barat
Sinergi Polisi Dan Warga Berbuah Pengungkapan Kasus Narkoba
Proyek Strategis Nasional Tersandung Dugaan Solar Subsidi Ilegal Di Bekasi
Prabowo Tegaskan Pendidikan Strategis Jadi Pilar Kekuatan Pertahanan Nasional
Federasi Media Online Indonesia Resmi Berdiri
Buruh Pelabuhan Panjang Laporkan Koperasi Diduga Monopoli
Bayi Dibuang Ke Sampah Warga Kertapati Heboh
Kapolri Pastikan Pelayanan Mudik Di Kalikangkung Maksimal

Berita Terkait

Tuesday, 9 June 2026 - 11:01

Enam Rumah Kontrakan Ludes Terbakar Di Prabumulih Barat

Wednesday, 3 June 2026 - 08:38

Sinergi Polisi Dan Warga Berbuah Pengungkapan Kasus Narkoba

Tuesday, 26 May 2026 - 13:32

Proyek Strategis Nasional Tersandung Dugaan Solar Subsidi Ilegal Di Bekasi

Tuesday, 26 May 2026 - 00:26

Prabowo Tegaskan Pendidikan Strategis Jadi Pilar Kekuatan Pertahanan Nasional

Saturday, 9 May 2026 - 16:08

Federasi Media Online Indonesia Resmi Berdiri

Berita Terbaru

Prabumulih

Proyek Jalan Cor Di Jalan Negata Jadi Perhatian Warga

Sunday, 2 Aug 2026 - 12:07

Jakarta

Menko Polkam Tekankan Respons Cepat Atasi Karhutla

Saturday, 1 Aug 2026 - 13:14

Pagaralam

Sinergi Elemen Masyarakat Ciptakan Kamtibmas

Friday, 31 Jul 2026 - 23:34

INTERNASIONAL

UU Hak Cipta Bahas Hak Media Digital

Friday, 31 Jul 2026 - 22:37