Palangka Raya, newsline.id – Suasana berbeda terlihat di Mapolda Kalimantan Tengah, Rabu (26/02/2026). Sejumlah pejabat utama (PJU) tampak mengantre menjalani tes urine mendadak.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Kalteng, Iwan Kurniawan. Ia bahkan menjadi yang pertama menyerahkan sampel urine sebagai bentuk keteladanan.
Tes urine dilakukan oleh tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Kalteng. Pemeriksaan menyasar seluruh jajaran pimpinan, mulai dari Kapolda hingga pejabat utama lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabid Humas Polda Kalteng, Budi Rachmat, menegaskan langkah tersebut merupakan komitmen serius dalam pemberantasan narkoba.
“Setiap personel wajib bersih dari narkoba. Jika terbukti melanggar, sanksinya tegas sesuai aturan,” ujarnya.
Kapolda menekankan, sebelum memberantas narkoba di tengah masyarakat, internal institusi harus lebih dulu dipastikan bersih.
Menurut data Polda Kalteng, awal tahun ini tercatat sekitar 80 kasus narkoba dengan 110 tersangka. Kondisi tersebut menjadi alasan pengawasan internal diperkuat.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk transparansi dan kepemimpinan dengan memberi contoh langsung kepada jajaran.
Upaya tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba di tubuh Polri.
(Saifullah Hakim)










