Ponton Jadi Sorotan Minta Aparat Tutup Sarang Narkoba

Monday, 9 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya,newsline.id–Peredaran narkoba jenis sabu-sabu di kawasan Ponton, Jalan Rindang Banua, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kembali menjadi sorotan serius. Gerakan Dayak Anti Narkoba mengeluarkan

 

peringatan keras setelah mendapati aktivitas transaksi narkoba diduga masih berlangsung secara terbuka, bahkan di tengah bulan suci Ramadan, Senin (9/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hingga saat ini, rencana pendirian Posko Terpadu Anti Narkoba di kawasan tersebut belum juga terealisasi. Kondisi ini dinilai membuat para pelaku peredaran narkoba semakin leluasa menjalankan aktivitasnya di salah satu kawasan padat di jantung Kota Palangka Raya.

 

Sekretaris GDAN, Ari Yunus Hendrawan, mengungkapkan bahwa berdasarkan temuan di lapangan, aktivitas jual beli sabu-sabu diduga berlangsung hampir tanpa henti selama 24 jam. Bahkan, sejumlah rumah yang diduga menyediakan tempat untuk menggunakan narkoba disebut masih beroperasi.

 

Menurut Ari, situasi ini menjadi tantangan serius bagi aparat penegak hukum dalam upaya memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut.

 

“Negara jangan sampai kalah terhadap bandar, pengedar, maupun pihak yang melindungi peredaran barang haram ini. Salah satu indikator keberhasilan penegakan hukum di Kalimantan Tengah adalah keberanian menindak tegas peredaran narkoba di kawasan Ponton hingga benar benar berhenti,” tegas Ari

 

dalam keterangan resminya.

Sementara itu, Ketua GDAN, Ririen Binti, juga menyoroti lambatnya respons Pemerintah Kota Palangka Raya dalam menangani persoalan tersebut. Menurutnya, salah satu langkah strategis yang perlu segera

 

diwujudkan adalah pendirian Posko Terpadu Anti Narkoba sebagai bentuk kehadiran negara di wilayah yang selama ini disebut sebagai titik rawan peredaran narkoba.

Ririen menilai tanpa pengawasan dan

 

kehadiran aparat secara permanen, upaya penindakan yang dilakukan selama ini berpotensi hanya bersifat sementara dan tidak memberikan efek jera bagi para pelaku.

 

“Narkotika merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime). Karena itu aparat tidak perlu menunggu laporan masyarakat untuk bertindak. Penegakan hukum harus dilakukan secara aktif dan konsisten,” ujarnya.

 

Pernyataan tegas juga disampaikan Ingkit Djaper, salah satu pendiri GDAN yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD). Ia menegaskan bahwa pihaknya bersama masyarakat adat Dayak tidak ingin generasi muda terus menjadi korban peredaran narkoba.

 

Ingkit menyampaikan bahwa GDAN berencana melakukan kegiatan sosialisasi langsung ke kawasan Ponton guna mengajak masyarakat bersama sama melawan peredaran narkotika.

 

“Kami akan turun langsung ke Ponton untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan mengingatkan semua pihak agar menghentikan aktivitas yang merusak generasi muda. Wilayah Ponton harus kembali menjadi lingkungan yang aman dan damai bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Kondisi di kawasan Ponton juga ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah warga mengunggah berbagai keluhan terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba yang disebut masih terjadi secara terbuka.

Secara historis, kawasan Ponton memang beberapa kali menjadi sasaran operasi

 

penegakan hukum. Namun, setelah operasi selesai, aktivitas peredaran narkoba kerap disebut kembali muncul.Sejumlah pengamat menilai, selain penindakan hukum yang konsisten, upaya pencegahan melalui pengawasan permanen dan keterlibatan masyarakat sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah tersebut.

 

Kini, masyarakat menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum agar kawasan Ponton dapat terbebas dari peredaran narkoba dan tidak lagi menjadi zona rawan di Kota Palangka Raya.

 

 

(Saifullah)

Berita Terkait

Dinkes Palangka Raya Mendadak Di Serbu Mahasiswa
Tinjau Tanjung Puting,Gubernur  Kalteng Soroti Fasilitas Wisata
Dugaan Korupsi Proyek Gedung Seruyan, Fisik Tak Sesuai Rab
Wisata Membludak,Fasilitas Ujung Pandaran Tuai Kritik
Gebrakan Idul Fitri Gubernur Kalteng Tinjau Kampus Dua Umpr
Open House Gubernur,Warga Kalteng Diundang Ke Istana
Tiket Pesawat ke Jawa Habis,Ratusan Penumpang Di Bandara Bingung
Jelang Lebaran,Gubernur Kalteng Gratiskan Ribuan Sembako

Berita Terkait

Thursday, 26 March 2026 - 21:33

Dinkes Palangka Raya Mendadak Di Serbu Mahasiswa

Thursday, 26 March 2026 - 21:24

Tinjau Tanjung Puting,Gubernur  Kalteng Soroti Fasilitas Wisata

Monday, 23 March 2026 - 11:57

Dugaan Korupsi Proyek Gedung Seruyan, Fisik Tak Sesuai Rab

Monday, 23 March 2026 - 11:44

Wisata Membludak,Fasilitas Ujung Pandaran Tuai Kritik

Friday, 20 March 2026 - 23:35

Gebrakan Idul Fitri Gubernur Kalteng Tinjau Kampus Dua Umpr

Berita Terbaru

Jakarta

Menko Polkam Tekankan Respons Cepat Atasi Karhutla

Saturday, 1 Aug 2026 - 13:14

Pagaralam

Sinergi Elemen Masyarakat Ciptakan Kamtibmas

Friday, 31 Jul 2026 - 23:34

INTERNASIONAL

UU Hak Cipta Bahas Hak Media Digital

Friday, 31 Jul 2026 - 22:37

Palembang

Mangga Besar Siap Wujudkan Kelurahan Bersih Dan Sehat

Thursday, 23 Jul 2026 - 18:49