Prabumulih, Newsline.id – Pekerjaan proyek pelebaran jalan di Desa Sindur, Kota Prabumulih, yang menelan anggaran sekitar 12 miliar, masih dalam tahap pengerjaan. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu (12/11/2025), proyek ini dikerjakan oleh pelaksana CV Madu asi Utama dan tengah dalam proses pengawasan di dua titik utama.
Namun, hingga saat ini belum terlihat adanya papan informasi proyek yang biasanya dipasang di sekitar lokasi pekerjaan. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi proyek yang bersumber dari anggaran pemerintah tersebut.
Pelaksana lapangan, Dedi, saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa pekerjaan masih berlangsung dan beberapa bagian masih menunggu pengiriman material.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Masih dalam tahap pengerjaan, ada dua titik yang sedang dalam proses logistik dan pengawasan. Semua berjalan sesuai arahan, hanya saja belum semua alat pelindung digunakan oleh pekerja,” ujar Dedi.
Diketahui, sekitar 15 orang pekerja asal Bandung, Jawa Barat, turut dilibatkan dalam proyek ini. Meski aktivitas pengerjaan terus berjalan, pengawasan dan keselamatan kerja di lapangan tampak masih perlu ditingkatkan.
Proyek ini disebut sebagai salah satu program peningkatan infrastruktur jalan yang dibiayai oleh pemerintah provinsi melalui dinas terkait. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak terkait dari provinsi belum terlihat meninjau langsung ke lokasi.{Fajrah}










