Prabumulih,newsline.id-Pembangunan gedung Kantor Lurah Sidogede, Kecamatan Prabumulih Selatan, yang menggunakan anggaran cukup besar yakni senilai Rp695.381.000, kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, hasil pekerjaan di lapangan dinilai belum mencapai 40 persen, sementara sejumlah bagian konstruksi tampak belum sesuai dengan ketentuan teknis.
Berdasarkan pantauan newsline.id di lokasi pada 16 Oktober 2025, kondisi bangunan masih berdiri di atas pondasi yang terlihat belum sempurna. Material besi behel jenis K-24 tidak tampak terpasang pada beberapa titik, dan cor pondasi dinilai belum kuat.
Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Lurah Sidogede, Herna, mengaku tidak terlalu mengetahui secara rinci mengenai progres pembangunan. Ia menyebut bahwa proyek tersebut sepenuhnya dikerjakan oleh pihak pemborong.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya kurang tahu detailnya, karena sudah ada pemborong yang mengerjakan. Tapi rencananya pembangunan ini harus selesai akhir tahun ini, karena akan ada pengecekan dari PPTK maupun Inspektorat Pemerintah Kota Prabumulih,” ujar Herna saat ditemui.
Sementara itu, pihak pemborong, Thio, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp dan panggilan telepon, mengakui adanya kekurangan dalam pekerjaan. “Kami menyadari kalau ada kesalahan dari tukang di lapangan, tentu akan kami perbaiki,” ungkapnya.
Beberapa pekerja yang enggan disebutkan namanya juga membenarkan bahwa proses pembangunan masih berlangsung dan ada bagian yang perlu diperkuat agar sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya dan standar teknis bangunan pemerintah.
Masyarakat bersama tim media berharap agar proyek pembangunan kantor lurah ini dapat diawasi dengan ketat. Transparansi dan kualitas harus dijaga agar tidak menimbulkan dugaan penyimpangan yang dapat mencoreng nama baik Kota Prabumulih, yang tengah berupaya menjadi kota yang bersih dari praktik korupsi.
“Kami berharap pembangunan di Kota Prabumulih benar-benar diawasi dan berjalan sesuai aturan, agar tidak menodai citra kota yang ingin terus maju,” pungkas salah satu warga. {Agus}










