Jakarta,newsline.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menggelar program BNN Goes To School War on Drugs for Humanity di SMA Negeri 65 Jakarta, Kegiatan ini terasa istimewa karena menjadi momen napak tilas Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, yang merupakan alumni sekolah tersebut.
Kehadiran Kepala BNN RI yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Banten itu menjadi sumber inspirasi bagi para siswa. Dalam arahannya, Suyudi Ario Seto memotivasi pelajar untuk terus bermimpi besar dan berusaha meraih cita-cita setinggi mungkin.
“Tetaplah berdoa, terus berusaha, dan mimpilah setinggi langit. Insyaallah, 20 tahun lagi kalian bisa menjadi Kepala BNN,” pesannya di hadapan para siswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa kesuksesan tidak terlepas dari peran guru yang telah membentuk karakter siswa melalui ketegasan dan kedisiplinan. Kepala BNN RI juga mengapresiasi kreativitas serta prestasi seni siswa SMAN 65 Jakarta yang dinilainya mencerminkan karakter kuat dan kebersamaan yang solid.
Dalam kesempatan tersebut, Suyudi Ario Seto menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba di kalangan anak dan remaja umumnya dipengaruhi oleh faktor keluarga dan pergaulan. Ia mengingatkan bahwa narkoba sering kali berawal dari rasa ingin mencoba atau keinginan terlihat keren, termasuk melalui rokok elektrik dan minuman beralkohol.
Lebih lanjut, Kepala BNN RI menekankan pentingnya pendekatan yang tegas terhadap bandar narkoba, namun tetap humanis terhadap pengguna. Menurutnya, penguatan layanan rehabilitasi harus terus dilakukan melalui Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) dan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM). Ia juga mengajak para siswa untuk tidak memberikan stigma kepada pecandu, melainkan membantu dan mengarahkan mereka ke layanan rehabilitasi.
Menutup arahannya, Kepala BNN RI menyampaikan harapan besar kepada siswa SMAN 65 Jakarta sebagai generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Ia mengajak seluruh civitas akademika untuk merapatkan barisan, menggelorakan semangat War on Drugs for Humanity, serta mewujudkan sekolah yang unggul, berkarakter kuat, peduli lingkungan, dan bersih dari narkoba.
Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pengukuhan Duta Anti Narkoba SMA Negeri 65 Jakarta yang diwakili oleh dua orang siswa. Pengukuhan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
(Fajrah Akbar)










