Palangka Raya,newsline.id–Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar pertemuan bersama puluhan jurnalis di Kota Palangka Raya. Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda formal atau pembagian rilis berita, melainkan forum diskusi terbuka mengenai peran penting media dalam mendorong pembangunan daerah.
Langkah ini dinilai berbeda dari pendekatan politik pada umumnya. Partai Demokrat Kalteng justru membuka ruang dialog dan kritik dari media sebagai bagian dari upaya membangun transparansi serta memperkuat pengawasan publik terhadap kebijakan pembangunan di Bumi Tambun Bungai.
Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalteng, Junaidi, S.Ag, menegaskan bahwa sinergi antara insan politik dan jurnalis merupakan kebutuhan penting di era keterbukaan informasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, narasi pembangunan daerah tidak boleh hanya dikuasai oleh segelintir elite, tetapi harus sampai kepada masyarakat luas melalui pemberitaan media yang objektif dan berimbang.
“Kami tidak membutuhkan media yang hanya memuji. Yang dibutuhkan adalah media yang mampu membangun, berani mengkritik jika ada kebijakan yang melenceng, demi kepentingan masyarakat Kalimantan Tengah,” ujarnya dalam forum tersebut.
Pernyataan tersebut disambut antusias oleh para jurnalis yang hadir. Selama ini, hubungan antara politisi dan media seringkali dipandang bersifat transaksional. Namun melalui pertemuan ini, Partai
Demokrat mencoba membangun hubungan yang lebih terbuka, humanis, dan kolaboratif.
Demokrat Kalteng menilai masih banyak potensi daerah yang belum mendapat sorotan media secara maksimal. Mulai dari
isu kemanusiaan, ekonomi kreatif generasi muda, hingga persoalan infrastruktur di wilayah pelosok yang belum banyak menjadi perhatian dalam pemberitaan nasional.Melalui kolaborasi dengan media,
diharapkan berbagai persoalan dan potensi tersebut dapat lebih terangkat ke ruang publik sehingga menjadi perhatian bersama.
Selain itu, Demokrat juga mendorong media untuk menghadirkan pemberitaan politik
yang lebih menarik dan mudah dipahami generasi muda, khususnya Generasi Z. Penyajian informasi yang berbasis data namun tetap mengedepankan sisi
Tim Newsline ( Saifullah )
Editor : Kayla Asyifa
Sumber Berita: Demokrat Kalteng










