Palembang,newsline.id-Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Polri yang unggul dan berintegritas melalui pengambilan sumpah serta 1 , februari 2026
penandatanganan pakta integritas Seleksi Program Pendidikan S2 STIK Reguler Angkatan ke,16 dan S2 STIK RPL Angkatan ke,1 Tahun Anggaran 2026 tingkat Panda Polda Sumsel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Karo SDM Polda Sumsel, Sudrajad Hariwibowo, dan menjadi langkah awal pembentukan kepemimpinan strategis Polri di masa depan.

Sebanyak 18 peserta yang terdiri dari 16 personel pria dan 2 personel wanita mengikuti prosesi sumpah sebagai bentuk komitmen moral untuk menjalani seluruh tahapan seleksi secara jujur, profesional, dan bebas dari praktik penyimpangan.Pelaksanaan seleksi berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Mapolda Sumsel
dengan pengawasan langsung dari Itwasda dan Bidpropam Polda Sumsel. Pengawasan internal ini memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) dalam sistem pembinaan SDM Polri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat Biro SDM, Wadir Intelkam, serta unsur Biddokkes. Keterlibatan lintas fungsi ini memperkuat validitas serta objektivitas proses seleksi sebelum dilanjutkan ke tahap verifikasi administrasi oleh Ssdm Mabes Polri.
Program pendidikan S2 STIK tidak sekadar menjadi jenjang akademik, tetapi juga wahana strategis dalam membentuk perwira Polri yang mampu berpikir analitis berbasis riset dan adaptif terhadap dinamika
keamanan nasional maupun global. Personel yang dinyatakan lolos nantinya diproyeksikan menjadi pengambil kebijakan di tingkat satuan, dengan kemampuan mengintegrasikan pendekatan operasional
dan analisis kebijakan publik.Langkah tersebut sejalan dengan transformasi Polri menuju institusi Presisi yang profesional dan modern.Dalam arahannya, Sudrajad Hariwibowo menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam setiap proses pembinaan karier.
“Seleksi ini bukan sekadar tahapan administratif, melainkan komitmen moral. Pakta integritas yang ditandatangani hari ini adalah kontrak kehormatan kepada institusi dan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menekankan bahwa kualitas pelayanan publik Polri sangat ditentukan oleh kualitas SDM yang dimiliki.
“Polda Sumsel memastikan proses seleksi berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. SDM unggul adalah fondasi kepercayaan publik,” ujarnya.
Seleksi S2 STIK Tahun Anggaran 2026 ini menjadi bagian dari investasi jangka panjang Polri dalam mencetak pemimpin yang berintegritas, analitis, dan responsif terhadap tantangan keamanan modern.
Melalui proses yang terbuka dan terukur, Polda Sumsel menegaskan bahwa pembangunan SDM bukan hanya kebutuhan internal institusi, tetapi juga bagian dari strategi menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat.
Tim Newsline ( ** )










