Jakarta,newsline.id-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri acara bedah buku “The Road of Faith”, autobiografi yang mengisahkan perjalanan hidupnya dalam meniti karier militer hingga menduduki jabatan tertinggi di Tentara Nasional Indonesia. Acara ini berlangsung di Kyro Jakarta, Pacific Place Mall, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu 3 November 2025
Buku The Road of Faith yang disusun menggambarkan nilai-nilai iman, integritas, keteladanan, dan pengabdian yang menjadi landasan dalam setiap langkah Jenderal Agus. Melalui kisahnya, pembaca diajak memahami bagaimana kekuatan spiritual dan komitmen moral menjadi fondasi dalam kepemimpinan seorang prajurit sejati.
Dalam sambutannya, Panglima TNI menegaskan pentingnya tekad dan keimanan dalam mencapai keberhasilan. “Semua orang, siapapun dia, punya hak untuk berhasil, punya hak untuk menjadi orang sukses dan besar,” ujar Jenderal Agus dengan penuh semangat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara bedah buku ini menghadirkan sejumlah narasumber dan pembedah berkompeten, di antaranya Dr. Kus Hanna Rahmi, M.Psi., Psikolog sebagai akademisi dan psikolog, serta Billy Khaerudin, Wakil Redaktur Pelaksana Harian Kompas. Turut hadir pula penyusun buku Valent Hartandi dan Yudhanti Budi, dengan Chacha Annisa, S.Sos., M.Si. sebagai moderator yang juga dikenal sebagai akademisi dan praktisi komunikasi.
Menutup sambutannya, Jenderal Agus menyampaikan pesan inspiratif tentang pentingnya menjaga hubungan spiritual dengan Tuhan, sebagai sumber kekuatan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
“Seburuk-buruknya apapun kalian, sejelek-jeleknya apapun perbuatan kalian, jangan tinggalkan, jangan berpaling dari Allah SWT,” pesannya dengan penuh makna.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari personel TNI, akademisi, mahasiswa, pegiat literasi, jurnalis nasional, hingga komunitas literasi. Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa pesan moral dan nilai keteladanan dalam The Road of Faith bersifat universal, relevan bagi siapa pun yang ingin meniti jalan pengabdian dengan dasar keimanan dan kejujuran. (*)










