PALEMBANG,newsline.id–Kisah pilu dialami Lia (37), warga RT 45 Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia harus berjuang menghidupi keluarga bersama tiga orang anak dalam kondisi serba kekurangan.
Lia dan keluarganya tinggal di rumah kontrakan dengan biaya sewa Rp500.000 per bulan. Sementara itu, suaminya yang menjadi tulang punggung keluarga bekerja sebagai pengamen dengan penghasilan tidak menentu, rata-rata hanya sekitar Rp50.000 per hari, bahkan kerap tidak memperoleh penghasilan sama sekali.
Kondisi tersebut membuat keluarga ini kerap kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka bahkan pernah terpaksa menahan lapar dan menggadaikan tabung gas demi membeli makanan. Keadaan semakin berat karena suami Lia mengalami kebutaan pada salah satu mata, yang membatasi kemampuannya untuk bekerja secara maksimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mendapat informasi mengenai kondisi tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palembang bergerak cepat. Di bawah kepemimpinan Kgs M Ridwan Nawawi, Lia dijadwalkan untuk menyerahkan berkas permohonan bantuan ke kantor BAZNAS pada Senin mendatang.
Langkah cepat BAZNAS Kota Palembang ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Kepedulian yang ditunjukkan dinilai sebagai bentuk nyata kehadiran lembaga dalam membantu masyarakat yang tengah mengalami kesulitan ekonomi.
Bantuan yang akan diberikan kepada Lia bersumber dari program bantuan biaya hidup BAZNAS Kota Palembang. Program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi yang selama ini dirasakan keluarga tersebut.
Kepala BAZNAS Kota Palembang, Kgs M Ridwan Nawawi, menegaskan komitmennya untuk terus membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya
Tim Newsline ( Mursalan )
Editor : Akbar News
Sumber Berita: Baznas Palembang










