Muara Enim,newsline.id–Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan warga. Kali ini, pembagian makanan di Desa Tanjung Terang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, menuai keluhan karena diduga tidak layak konsumsi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026. Warga mengaku menerima donat jamuran jeruk yang sudah dalam kondisi busuk dan tidak dapat dimakan. Temuan itu langsung mengecewakan masyarakat setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fadil, salah satu warga Desa Tanjung Terang yang juga suami dari ibu menyusui dan ibu hamil, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas makanan yang dibagikan. Menurutnya, program yang seharusnya membantu pemenuhan gizi masyarakat justru menimbulkan keresahan
“Kami berharap program ini benar-benar memperhatikan kualitas makanan. Jangan sampai masyarakat dirugikan dengan makanan yang tidak layak konsumsi,” ujarnya.
Ia juga meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Menurutnya, program yang menyasar masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti ibu hamil dan ibu menyusui, harus diawasi secara ketat.
Warga berharap Dinas Kesehatan serta pemerintah wilayah setempat segera melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap dapur penyedia MBG. Pasalnya, mereka mengaku bukan kali ini saja menemukan makanan yang dinilai kurang layak.
Masyarakat Desa Tanjung Terang meminta adanya sikap tegas dan langkah konkret dari pihak terkait agar program MBG benar-benar memberikan manfaat, bukan justru menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat.
Tim Newsline ( ** )










