Palembang|newsline.id|Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mengerahkan kekuatan penuh dalam rangka pengamanan perayaan Hari Raya Paskah 2026. Sebanyak 2.671 personel gabungan TNI-Polri disiagakan untuk mengamankan 404 gereja yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, turun langsung melakukan monitoring pengamanan di Gereja Santo Yoseph pada Minggu (6/4/2026) sekitar pukul 09.45 WIB. Kehadiran Kapolda menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menjamin keamanan serta kebebasan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Sumsel, di antaranya Karo Ops, Dir Intelkam, Kabid Humas, serta Kapolrestabes Palembang. Rombongan disambut hangat oleh pimpinan gereja dan panitia perayaan Paskah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh sejak rangkaian ibadah Minggu Palma hingga puncak perayaan Paskah. Dari total personel yang diterjunkan, sebanyak 2.425 personel Polri dan 246 personel TNI disebar di berbagai titik strategis guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman, tertib, dan khidmat.
Langkah ini juga menjadi implementasi nyata program Presisi Polri yang mengedepankan perlindungan masyarakat serta menjamin kebebasan beribadah sebagai prioritas utama.
Kapolda Sumsel menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan tidak terlepas dari sinergi lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat.
“Keamanan ini adalah hasil kerja bersama. Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menyapa jemaat secara langsung dan berdialog dengan pendekatan humanis. Interaksi ini menjadi bagian dari strategi community policing untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.
Kehadiran pimpinan Polda Sumsel di tengah jemaat tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menegaskan kehadiran negara dalam menjamin hak konstitusional setiap warga untuk beribadah.
Pimpinan Gereja Santo Yoseph turut menyampaikan apresiasi atas pengamanan yang dilakukan. Ia menilai kehadiran aparat keamanan telah menciptakan suasana ibadah yang aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan kerukunan umat beragama.
“Pengerahan ribuan personel gabungan ini adalah bukti nyata bahwa Polda Sumsel hadir untuk melindungi seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Kami memastikan setiap warga dapat beribadah dengan aman dan tenang,” ujarnya.
Keberhasilan pengamanan Paskah 2026 semakin memperkuat peran Polda Sumatera Selatan sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan toleransi beragama. Dengan pendekatan humanis serta sinergi TNI-Polri, Polda Sumsel terus menghadirkan rasa aman dalam setiap momentum penting masyarakat.
Tim Newsline ( Agung )
Editor : Akbar News
Sumber Berita: Kabid Humas Polda Sumsel










