Muratara,newsline.id-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) melaksanakan panen raya jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada pangan nasional.
Kegiatan berlangsung di perkebunan jagung Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya,. Bupati Muratara H. Devi Suhartoni diwakili Asisten Setda Muratara Effendi Aziz, didampingi Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama, mengikuti panen raya secara daring melalui Zoom Meeting.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir Kepala Dinas Pertanian Ade Meiri, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Yusnadi serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Muratara.
Panen raya jagung serentak ini dipimpin langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo dari Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Kegiatan tersebut juga dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, perwakilan Bulog, serta Ketua Komisi DPR RI Siti Hediati Hariyadi.
Dalam arahannya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada para petani atas kerja keras dan dedikasi mereka selama musim tanam. Ia mengungkapkan bahwa panen jagung pada kuartal akhir tahun 2025 mengalami peningkatan produksi yang cukup signifikan.
“Ini menjadi bukti keberhasilan program pendampingan, pemanfaatan teknologi pertanian, serta dukungan sarana dan prasarana yang berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui siaran langsung Zoom Meeting, peserta dari berbagai daerah dapat menyaksikan proses panen jagung secara real time. Tayangan dari lokasi panen memberikan gambaran kondisi tanaman, metode panen, hingga hasil produksi yang diperoleh petani.
Tak hanya seremonial, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bersama. Dalam sesi dialog interaktif, para petani diberi kesempatan menyampaikan pengalaman, tantangan, serta harapan mereka ke depan.Data produksi yang dipaparkan
menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Capaian tersebut diharapkan mampu memperkuat ketersediaan bahan pangan dan pakan ternak, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Seluruh peserta Zoom Meeting menyatakan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam pembangunan sektor pertanian. Panen jagung serentak ini diharapkan menjadi pijakan awal menuju perencanaan tanam yang lebih baik, dengan
dukungan sinergi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi digital.Dengan langkah tersebut, pertanian Indonesia diharapkan semakin maju, mandiri, dan berkelanjutan.
( SUHARMEH )










