Muratara,newsline.id-Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menggelar Pengajian Jum’at Pagi dalam rangka Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai I Setda Muratara, Jumat (27/02/2026).Pengajian yang mengusung tema
“Mewujudkan ASN Berintegritas dalam Melayani Masyarakat” ini secara resmi dibuka oleh Bupati Musi Rawas Utara, Devi Suhartoni. Kegiatan diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muratara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bupati Devi Suhartoni menyampaikan apresiasi kepada para ASN yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan tersebut. Ia berharap setiap langkah dan niat baik yang dilakukan selama Ramadhan menjadi amal saleh yang diterima Allah SWT.“Semoga langkah kita dicatat sebagai amal saleh dan mendapat ridho Allah SWT,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa ASN memiliki tanggung jawab besar dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat. Ia mengajak seluruh pegawai untuk meluruskan niat dalam bekerja.
“Niatkan dalam diri kita bahwa bekerja adalah ibadah. Dengan begitu, setiap langkah dan pekerjaan kita akan senantiasa dibimbing serta diberkahi oleh Allah SWT,” tegasnya.
Menurutnya, momentum bulan suci Ramadhan harus dimanfaatkan untuk memperbaiki diri sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ramadhan juga menjadi waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan
serta meningkatkan kepekaan sosial, terutama di lingkungan kerja dan masyarakat sekitar.Melalui Pengajian Jum’at Pagi Ramadhan 1447 H ini, Bupati berharap para ASN dapat memperkuat tali silaturahmi, saling mendukung, serta membangun sinergi antar pegawai.
“Kegiatan ini bukan hanya menambah ilmu dan memperkaya spiritualitas, tetapi juga menjadi motivasi bagi ASN untuk terus berprestasi dalam menjalankan tugas sehari-hari,” katanya.
Ia pun menekankan agar kinerja ASN semakin meningkat secara positif, berintegritas, dan profesional dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Muratara.
( SUHARMEH )










