Pembangunan Siring Tersier Sawah Desa Tanjung Baru Diduga Dikerjakan Asal-Asalan

Monday, 13 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat,newsline.id-Pembangunan siring tersier sawah di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2025, diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

Proyek yang berlokasi di Dusun I dan Dusun dua Desa Tanjung Baru ini menuai sorotan warga setempat. Pasalnya, berdasarkan pantauan di lapangan, material yang digunakan terindikasi tidak memenuhi standar pekerjaan konstruksi.

Diketahui, pasir yang digunakan bercampur batu dan tanah kotor (sirtu), sementara memakai besi berukuran kecil besi 6 mm untuk besi U dan besi 8 mm untuk tulangan memanjang. Selain itu, jarak antara besi diduga tidak sesuai spesifikasi, mencapai sekitar 50 cm. Parahnya lagi, pengecoran disebut diisi dengan batu besar yang lazimnya hanya digunakan untuk pondasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, dari titik nol hingga tahap pengerjaan, tidak ditemukan papan informasi proyek di lokasi. Hal ini menimbulkan pertanyaan masyarakat terkait sumber anggaran dan instansi pelaksana kegiatan tersebut.

Seorang warga Desa Tanjung Baru bernama Hanzo, saat ditemui awak media pada 11 Oktober 2025, menyampaikan bahwa masyarakat tidak mengetahui asal proyek tersebut.

“Bangunan di desa kami ada dua, di Dusun 1 dan Dusun 2. Kami tidak tahu dari dinas mana, karena tidak ada papan informasi. Pekerjaannya asal-asalan, pembesian hanya pakai besi enam dan delapan. Sebagian corannya dimasukkan batu, dan pengadukan hanya pakai tenaga manusia, bukan mesin molen. Pasirnya pun bercampur batu dan tanah kotor,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Usdi warga setempat lainnya. Ia menilai kualitas bangunan tidak sesuai harapan dan khawatir akan cepat rusak.

“Kami hanya ingin bangunan siring ini bagus, karena untuk sawah kami. Tapi kenapa dikerjakan seperti asal-asalan? Besinya kecil-kecil, pakai besi enam dan delapan. Biasanya besi enam itu cuma untuk cincin, bukan tulangan utama. Corannya diisi batu besar, dan pasirnya pun kotor. Dari awal pekerjaan tidak ada papan kegiatan, jadi kami tidak tahu dananya dari mana,” ungkapnya.

Proyek pembangunan siring tersier idealnya melalui tahapan yang jelas  mulai dari pembersihan lahan,  pemasangan tulangan sesuai ukuran dan jarak spesifikasi, pengecoran beton bertulang yang padat, hingga perawatan pascapengecoran

Namun, berdasarkan temuan warga, beberapa tahapan tersebut diduga tidak dilakukan sesuai standar konstruksi.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak dinas terkait Pemerintah Kabupaten Lahat belum dapat dikonfirmasi mengenai pelaksanaan proyek tersebut.

Kasus ini diharapkan dapat segera mendapat perhatian serius dari pihak berwenang agar pembangunan infrastruktur pertanian benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan tidak menjadi ajang penyimpangan anggaran.

{Sardin}

Berita Terkait

Mangga Besar Siap Wujudkan Kelurahan Bersih Dan Sehat
Kapolda Sumsel Tekankan Adaptasi Dan Pelayanan Terbaik
Fenomena Langka,Cahaya Ekor Panjang Hiasi Langit
Polda Sumsel Sukses Amankan Jumat Agung,Tokoh Agama Apresiasi
Polda Sumsel Kerahkan Ribuan Personel Amankan Ibadah Jumat
Cuaca Ekstrem,Tenda Acara Lady Rara Di Rantau Durian Ambruk
Kapolda Sumsel Tegaskan Kinerja Nyata Dan Pelayanan Masyarakat
Zero Korban Jiwa,Arus Balik Lebaran Di Sumsel Mulai Padat

Berita Terkait

Thursday, 23 July 2026 - 18:49

Mangga Besar Siap Wujudkan Kelurahan Bersih Dan Sehat

Friday, 17 July 2026 - 16:48

Kapolda Sumsel Tekankan Adaptasi Dan Pelayanan Terbaik

Sunday, 5 April 2026 - 00:44

Fenomena Langka,Cahaya Ekor Panjang Hiasi Langit

Saturday, 4 April 2026 - 13:49

Polda Sumsel Sukses Amankan Jumat Agung,Tokoh Agama Apresiasi

Saturday, 4 April 2026 - 13:37

Polda Sumsel Kerahkan Ribuan Personel Amankan Ibadah Jumat

Berita Terbaru

Kabupaten Muaraenim

Warga Air Limau Minta Prioritas Kerja Lokal

Friday, 11 Sep 2026 - 20:35

Prabumulih

Satukan Literasi Dan Kreativitas

Monday, 31 Aug 2026 - 17:46

Prabumulih

Gerindra Sumsel Gelar Pelatihan Paralegal Dan Politik

Sunday, 30 Aug 2026 - 14:03

Prabumulih

Ajak Masyarakat Jaga Kebugaran

Saturday, 29 Aug 2026 - 15:19