Pasokan Pupuk Terancam Green Grow Jadi Solusi Pertanian

Sunday, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG,newsline.id-Konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran berpotensi memicu krisis pupuk global dan berdampak luas terhadap sektor pertanian, termasuk di Indonesia.

Ketegangan yang berkepanjangan dikhawatirkan mengganggu rantai pasok bahan baku pupuk dunia, terutama

komoditas penting seperti nitrogen, urea, dan fosfat. Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan hanya kelangkaan yang mengintai, tetapi juga lonjakan harga pupuk di pasar internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi situasi tersebut, Ketua Umum Forum Silaturahmi Relawan HDCU, H. Irwansyah Mulkan, mendorong langkah antisipatif melalui penguatan kemandirian sektor pertanian nasional.

Ia menawarkan penggunaan pupuk organik Green Grow sebagai solusi konkret untuk menghadapi potensi krisis tersebut. Menurutnya, ketergantungan terhadap pupuk kimia impor harus mulai dikurangi.

“Ketergantungan pada pupuk kimia impor harus kita tekan. Green Grow hadir sebagai alternatif pupuk organik yang dapat diproduksi dan dimanfaatkan secara berkelanjutan di dalam negeri,” ujarnya.

Irwansyah menilai, penggunaan pupuk organik tidak hanya menjadi solusi jangka pendek dalam menghadapi ancaman kelangkaan, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi kesuburan tanah.

Pupuk organik seperti Green Grow dinilai mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kandungan unsur hara alami, serta menjaga keseimbangan ekosistem pertanian secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, ia juga mendorong pemerintah untuk memperkuat dukungan terhadap pengembangan pupuk organik. Dukungan tersebut meliputi program pelatihan bagi petani, pemberian insentif produksi, hingga perluasan jaringan distribusi.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kemandirian pertanian. Dengan pupuk organik seperti Green Grow, kita tidak hanya mengatasi potensi krisis, tetapi juga membangun sistem pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Ia pun mengajak para petani di berbagai daerah untuk mulai mencoba dan beralih secara bertahap ke penggunaan pupuk organik sebagai bagian dari transformasi menuju pertanian yang mandiri dan ramah lingkungan.

 

Reporter ( Firdaus )

Editor : Akbar News

Sumber Berita: H.Irawansya Relawan HDCU

Berita Terkait

Jabatan Kapolres Disebut Kapolda Kesempatan Emas
Perkuat Kepercayaan Muzakki Melalui Tata Kelola Transparan
Jembatan Merah Putih Hadiah Kemerdekaan Polda Sumsel Untuk Rakyat
Pelaku Pencurian Motor Tewas Hantam Tiang Listrik
Mangga Besar Siap Wujudkan Kelurahan Bersih Dan Sehat
PAN Sumsel Matangkan Konsolidasi Lewat Bimtek Dan Pelantikan
Wakil Presiden Gibran Tinjau Pabrik Sampah
Kapolda Sumsel Tekankan Adaptasi Dan Pelayanan Terbaik

Berita Terkait

Saturday, 15 August 2026 - 19:37

Jabatan Kapolres Disebut Kapolda Kesempatan Emas

Saturday, 15 August 2026 - 18:21

Perkuat Kepercayaan Muzakki Melalui Tata Kelola Transparan

Friday, 14 August 2026 - 11:05

Jembatan Merah Putih Hadiah Kemerdekaan Polda Sumsel Untuk Rakyat

Tuesday, 11 August 2026 - 12:23

Pelaku Pencurian Motor Tewas Hantam Tiang Listrik

Thursday, 23 July 2026 - 18:49

Mangga Besar Siap Wujudkan Kelurahan Bersih Dan Sehat

Berita Terbaru

Kabupaten Muaraenim

Warga Air Limau Minta Prioritas Kerja Lokal

Friday, 11 Sep 2026 - 20:35

Prabumulih

Satukan Literasi Dan Kreativitas

Monday, 31 Aug 2026 - 17:46

Prabumulih

Gerindra Sumsel Gelar Pelatihan Paralegal Dan Politik

Sunday, 30 Aug 2026 - 14:03

Prabumulih

Ajak Masyarakat Jaga Kebugaran

Saturday, 29 Aug 2026 - 15:19