Prabumulih,newsline.id-Aktivitas pasar malam yang baru dibuka di kawasan Jalan Lingkar Timur, tepatnya di kawasan Tugu Jogja, Kota Prabumulih, langsung menuai keluhan dari masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Camat Prabumulih Timur Reki Saputra, SH, MSi bersama Satpol PP Kota Prabumulih turun langsung ke lokasi untuk memberikan teguran kepada pihak pengelola, Sabtu malam (7/3/2026).
Pasar malam yang baru beroperasi pada malam pertama tersebut dilaporkan menimbulkan kebisingan yang cukup mengganggu kenyamanan warga sekitar. Keluhan masyarakat pun segera
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
ditindaklanjuti oleh pihak kecamatan dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi.
Camat Prabumulih Timur, Reki Saputra, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait suara keras yang berasal dari aktivitas hiburan di pasar malam tersebut.
“Kita malam ini mendapatkan laporan dari masyarakat terkait aktivitas dan kebisingan suara yang dihasilkan dari pasar malam ini,” ungkap Reki saat berada di lokasi.
Setelah menerima laporan tersebut, pihak kecamatan bersama Satpol PP langsung berkoordinasi dengan pihak pengelola agar dapat menyesuaikan penggunaan pengeras suara sehingga tidak mengganggu ketenangan warga.
“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak pengelola pasar malam agar suara dari aktivitas hiburan tidak terlalu keras dan bisa dikendalikan sehingga tidak mengganggu masyarakat sekitar,” jelasnya.
Keluhan tidak hanya datang dari warga sekitar. Pihak RSUD Prabumulih juga dikabarkan menerima keluhan dari pasien yang merasa terganggu dengan suara bising yang berasal dari lokasi pasar malam tersebut.
“Kita juga mendapat informasi bahwa pihak RSUD Prabumulih menerima keluhan dari pasien karena adanya dengungan suara dari pasar malam ini,” ujarnya.
Reki menambahkan, aktivitas pasar malam tetap diperbolehkan berjalan, namun harus mematuhi atura
Iwo Indonesia ( Sakrin )










