Palembang,newsline.id–Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Abi Kusno, Lorong Kemana, RT 47 RW 02, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Sebanyak 11 rumah warga dilaporkan hangus terbakar, sementara empat rumah lainnya terdampak dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui oleh Rudi anto (41), warga sekitar yang rumahnya turut terdampak. Ia mengaku melihat kobaran api berasal dari rumah milik Deti Kurnia yang saat itu dalam kondisi tidak berpenghuni.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya lihat api sudah membesar dari rumah itu. Karena angin cukup kencang, api cepat sekali menyebar ke rumah lainnya,” ujar Rudi.
Kencangnya angin membuat api dengan cepat merambat ke bangunan lain yang berdempetan. Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Sebanyak enam unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palembang diterjunkan untuk menjinakkan si jago merah. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.20 WIB.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kapolsek Kertapati, AKP Angga Kurniawan membenarkan peristiwa kebakaran itu. Ia mengatakan pihaknya bersama SPKT dan Tim Polrestabes Palembang telah mendatangi lokasi guna melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Semalam anggota kita telah mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah TKP, termasuk memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui kejadian itu,” jelas Angga saat dikonfirmasi, Kamis (12/2/2026) siang.
Terkait penyebab kebakaran, Angga menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan awal warga, titik api diduga berasal dari rumah yang tidak berpenghuni tersebut.
“Dugaan sementara karena korsleting listrik, namun anggota kita masih melakukan penyelidikan. Untuk korban jiwa maupun luka-luka tidak ada. Jumlah pasti kerugian juga masih didata,” tutupnya.
Pewarta ( MURSALAN )










