Gas Subsidi Menghilang,Umkm Sampit Menjerit

Friday, 27 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalimantan Tengah,newsline.id-Kelangkaan LPG 3 kilogram di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dikeluhkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam sepekan terakhir, tabung gas subsidi yang dikenal sebagai “gas melon” itu sulit ditemukan di sejumlah pangkalan.

 

Kondisi ini memicu keresahan, terutama di kalangan pelaku usaha kuliner yang sangat bergantung pada LPG 3 kg sebagai bahan bakar utama produksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Langkanya LPG 3 kg ini sudah seminggu terakhir. Tapi pemerintah, khususnya Pemkab Kotim, terkesan diam,” ujar Bambang, salah satu pelaku UMKM di Sampit, Jumat (27/2/2026).

Bambang yang bergerak di sektor makanan ringan mengaku biaya produksinya meningkat karena terpaksa membeli gas di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Akibatnya, margin keuntungan yang sebelumnya sudah tipis kini semakin tergerus.

 

Keluhan serupa disampaikan Udin, pedagang pentol keliling. Ia mengaku harus berkeliling dari satu pangkalan ke pangkalan lain demi mendapatkan satu tabung LPG 3 kg.

 

“Kalaupun ada, harganya mahal sekali. Mencekik kami orang kecil. Kalau begini terus, bisa-bisa Lebaran nanti kami tak bisa mudik,” ujarnya prihatin.

Menjelang Ramadan dan IdulFitri, momentum yang biasanya mendongkrak omzet pelaku UMKM, kelangkaan gas justru menjadi pukulan berat. Permintaan makanan meningkat, namun ketersediaan bahan bakar tidak seimbang.

 

Sejumlah warga juga menyoroti distribusi LPG yang dinilai tidak transparan. Mereka mempertanyakan ke mana alokasi gas subsidi untuk masyarakat kurang mampu dan UMKM, jika di tingkat pangkalan kerap kosong, sementara di pengecer harga melambung tinggi.

 

“Modal sudah tipis, biaya gas malah selangit. Ini bukan lagi membantu rakyat, ini memberatkan,” kata Toha, tokoh masyarakat setempat.

 

Selain persoalan distribusi, warga juga menyinggung belum adanya kejelasan hasil penyelidikan terkait dugaan permasalahan nozze pengisian di SPBE Sampit beberapa waktu lalu. Mereka berharap ada keterbukaan informasi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

 

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur segera mengambil langkah konkret, seperti menggelar operasi pasar dan memperketat pengawasan distribusi. Aparat penegak hukum juga diminta menindak tegas jika ditemukan praktik penimbunan atau permainan harga oleh oknum pangkalan maupun pengecer.

 

“Kami hanya ingin gas tersedia sesuai aturan dan harga resmi. Jangan sampai dapur-dapur UMKM berhenti mengepul,” tegas salah seorang pelaku usaha.Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait

 

mengenai penyebab pasti kelangkaan LPG 3 kg di Sampit. Warga berharap pemerintah segera hadir memberikan solusi nyata agar roda ekonomi kecil tetap berputar.

 

( Saifullah Hakim )

Berita Terkait

Dinkes Palangka Raya Mendadak Di Serbu Mahasiswa
Tinjau Tanjung Puting,Gubernur  Kalteng Soroti Fasilitas Wisata
Dugaan Korupsi Proyek Gedung Seruyan, Fisik Tak Sesuai Rab
Wisata Membludak,Fasilitas Ujung Pandaran Tuai Kritik
Gebrakan Idul Fitri Gubernur Kalteng Tinjau Kampus Dua Umpr
Open House Gubernur,Warga Kalteng Diundang Ke Istana
Tiket Pesawat ke Jawa Habis,Ratusan Penumpang Di Bandara Bingung
Jelang Lebaran,Gubernur Kalteng Gratiskan Ribuan Sembako

Berita Terkait

Thursday, 26 March 2026 - 21:33

Dinkes Palangka Raya Mendadak Di Serbu Mahasiswa

Thursday, 26 March 2026 - 21:24

Tinjau Tanjung Puting,Gubernur  Kalteng Soroti Fasilitas Wisata

Monday, 23 March 2026 - 11:57

Dugaan Korupsi Proyek Gedung Seruyan, Fisik Tak Sesuai Rab

Monday, 23 March 2026 - 11:44

Wisata Membludak,Fasilitas Ujung Pandaran Tuai Kritik

Friday, 20 March 2026 - 23:35

Gebrakan Idul Fitri Gubernur Kalteng Tinjau Kampus Dua Umpr

Berita Terbaru

Kabupaten Muaraenim

Warga Air Limau Minta Prioritas Kerja Lokal

Friday, 11 Sep 2026 - 20:35

Prabumulih

Satukan Literasi Dan Kreativitas

Monday, 31 Aug 2026 - 17:46

Prabumulih

Gerindra Sumsel Gelar Pelatihan Paralegal Dan Politik

Sunday, 30 Aug 2026 - 14:03

Prabumulih

Ajak Masyarakat Jaga Kebugaran

Saturday, 29 Aug 2026 - 15:19