Bongkar Fakta Alasan Sebenarnya di Balik Pencopotan Kepsek SMPN 1 Prabumulih

Tuesday, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabumulih,newsline.id-Isu liar beredar di media sosial terkait pencopotan Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah. Disebut-sebut, mutasi tersebut terjadi karena Roni menegur anak pejabat yang membawa mobil ke sekolah. Namun, faktanya berbeda jauh

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Prabumulih, A. Darmadi, membantah isu tersebut. Ia menegaskan, pencopotan Roni bukan karena persoalan teguran kepada anak wali kota, melainkan buntut skandal chat mesum yang melibatkan seorang guru di SMPN 1.

Oknum guru berinisial DD, pengajar mata pelajaran IPS sekaligus pelatih futsal, kedapatan mengirimkan pesan cabul kepada siswi SMPN 1 berinisial JN. Percakapan tidak senonoh itu viral di media sosial dan memicu kemarahan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya benar, ada seorang guru di SMP Negeri 1 Prabumulih yang mengirim chat mesum ke siswinya. Guru tersebut sudah kami non-job sejak 27 Agustus 2025,” ujar Darmadi, Senin (15/9/2025).

 

Menurutnya, guru berstatus P3K itu awalnya menghubungi korban dengan dalih kegiatan futsal. Namun komunikasi justru berubah menjadi ajakan tidak pantas. Hasil pemeriksaan inspektorat memastikan guru tersebut akan dicopot permanen dari tugas mengajar.

“Korban hanya satu, siswi kelas VIII berinisial JN,” tambah Darmadi. Atas ulah bawahannya, Kepala SMPN 1 Roni Ardiansyah ikut dimintai pertanggungjawaban. Pemerintah Kota Prabumulih menilai pimpinan sekolah harus bertanggung jawab penuh terhadap tata kelola dan pengawasan di lingkungannya.

“Mutasi kepala sekolah ini bagian dari penyegaran sekaligus penegasan bahwa kasus serupa tidak boleh terulang. Kepala sekolah adalah penanggung jawab penuh atas kinerja dan moral bawahannya,” tegas Darmadi.

Sementara itu, Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, juga angkat bicara. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menoleransi segala bentuk pelecehan terhadap anak didik di sekolah.

“Kita ingin memastikan sekolah menjadi tempat yang aman bagi anak-anak kita. Kasus ini menjadi pelajaran penting bahwa pengawasan harus diperketat. Kami tidak akan membiarkan ada guru yang menyalahgunakan kepercayaan,” kata H. Arlan.

Ia juga menegaskan, isu bahwa pencopotan Roni Ardiansyah karena menegur anak wali kota adalah tidak benar. “Itu fitnah. Mutasi ini murni keputusan organisasi dan bagian dari evaluasi menyeluruh. Jangan sampai opini liar menyesatkan masyarakat,” tandasnya.

Dengan demikian, pencopotan Roni Ardiansyah dipastikan berkaitan dengan skandal oknum guru yang mencoreng dunia pendidikan, bukan karena persoalan teguran kepada anak pejabat.(*)

Berita Terkait

Satukan Literasi Dan Kreativitas
Gerindra Sumsel Gelar Pelatihan Paralegal Dan Politik
Ajak Masyarakat Jaga Kebugaran
Harga Pangan Jadi Perhatian
PHR Zona Empat Perkuat Komitmen Mitra Kerja Terapkan Keselamatan
Wali Kota Prabumulih Hadir Malam Apresiasi Pemda
Kejari Prabumulih Dalami Dugaan Korupsi Dana Hibah
Kegiatan Gerak Jalan Meriah Di Rumah Dinas Walikota

Berita Terkait

Monday, 31 August 2026 - 17:46

Satukan Literasi Dan Kreativitas

Sunday, 30 August 2026 - 14:03

Gerindra Sumsel Gelar Pelatihan Paralegal Dan Politik

Saturday, 29 August 2026 - 15:19

Ajak Masyarakat Jaga Kebugaran

Wednesday, 19 August 2026 - 13:20

PHR Zona Empat Perkuat Komitmen Mitra Kerja Terapkan Keselamatan

Friday, 14 August 2026 - 14:12

Wali Kota Prabumulih Hadir Malam Apresiasi Pemda

Berita Terbaru

Kabupaten Muaraenim

Warga Air Limau Minta Prioritas Kerja Lokal

Friday, 11 Sep 2026 - 20:35

Prabumulih

Satukan Literasi Dan Kreativitas

Monday, 31 Aug 2026 - 17:46

Prabumulih

Gerindra Sumsel Gelar Pelatihan Paralegal Dan Politik

Sunday, 30 Aug 2026 - 14:03

Prabumulih

Ajak Masyarakat Jaga Kebugaran

Saturday, 29 Aug 2026 - 15:19