PRABUMULIH, newsline.id — Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Ahmad Fanani dan Abdullah Rasyid, melakukan peninjauan langsung terhadap program ketahanan pangan yang tengah dikembangkan di Rutan Kelas IIB Prabumulih. Kunjungan ini bertujuan melihat progres budidaya nanas unggulan serta pengelolaan peternakan domba yang menjadi bagian dari program kemandirian warga binaan.
Kedatangan keduanya disambut jajaran Rutan Prabumulih yang memaparkan proses pelaksanaan, capaian, serta peluang pengembangan lebih lanjut. Program budidaya nanas saat ini menjadi salah satu unggulan karena berhasil memanfaatkan lahan secara optimal dan memberikan hasil yang signifikan.
Ahmad Fanani, Staf Khusus Menteri bidang Hubungan Kemasyarakatan, mengapresiasi inovasi yang dilakukan Rutan Prabumulih. Ia menilai produksi nanas unggulan tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan produktif yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Abdullah Rasyid, Staf Khusus Menteri bidang Komunikasi dan Media, menyoroti keberhasilan peternakan domba yang dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Menurutnya, program ini dapat menjadi bagian penting dari pembinaan kerja yang berdampak nyata bagi warga binaan.
Keduanya berharap program ketahanan pangan di Rutan Prabumulih dapat menjadi model bagi satuan kerja pemasyarakatan lainnya. Selain menunjang kebutuhan internal rutan, program ini dinilai mampu meningkatkan kompetensi, kemandirian, serta produktivitas warga binaan.
Rutan Kelas IIB Prabumulih menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan membuka peluang kolaborasi dalam memperkuat program pembinaan berkelanjutan. (**)










