PALEMBANG,newsline.id–Polda Sumatera Selatan bersama Polres jajaran terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas penyakit masyarakat melalui Operasi Pekat Musi 2026.
Dalam beberapa hari terakhir, aparat kepolisian berhasil mengungkap
sejumlah kasus menonjol, mulai dari peredaran narkotika, pencurian dengan pemberatan (curat), hingga pencegahan aksi tawuran remaja di berbagai wilayah hukum Sumatera Selatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu capaian signifikan terjadi di wilayah hukum Polres Ogan Ilir dan Polres Muratara. Di Ogan Ilir, petugas mengamankan seorang pria berinisial A (47) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat bruto 9,13 gram.

Sementara itu, di Muratara, petugas menangkap tersangka S (44) dengan barang bukti 11 paket sabu seberat bruto 5,06 gram beserta satu unit timbangan digital yang diduga digunakan untuk transaksi.
Penindakan terhadap kejahatan jalanan juga dilakukan secara intensif. Polres Prabumulih berhasil mengungkap kasus pencurian telepon seluler dan
mengamankan tersangka berinisial WS (23).Di wilayah Muratara, polisi turut menangkap MN (28) atas dugaan pencurian dan penggelapan dua unit ponsel milik seorang perempuan berinisial SN (25).

Polres OKU Timur juga mengamankan tersangka MO (32) dalam kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di wilayah Bunga Mayang.
Selain penindakan, langkah preventif menjadi fokus penting dalam Operasi Pekat Musi 2026. Polres Prabumulih
berhasil mencegah aksi tawuran dengan mengamankan delapan remaja di bawah umur yang kedapatan membawa senjata tajam dan benda berbahaya di kawasan Jalan Lingkar.
Di Muaradua, Polres OKU Selatan mengamankan seorang pemuda berinisial MH (20) yang tertangkap tangan membawa senjata tajam jenis pisau tanpa izin saat dilakukan patroli hunting.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menekan angka kriminalitas di wilayah Sumatera Selatan.
“Polda Sumatera Selatan bersama seluruh jajaran Polres berkomitmen penuh menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Melalui Operasi Pekat Musi 2026, kami menyasar berbagai penyakit masyarakat seperti narkoba, premanisme, hingga kepemilikan senjata tajam ilegal,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran serta masyarakat dalam memberikan informasi sangat krusial bagi keberhasilan Polri dalam melakukan penegakan hukum.
Saat ini, seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di masing-masing Polres untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Tim Indonesia ( Fajrah Akbar )










