Lahat,newsline.id-Sebanyak 326 putra terbaik bangsa resmi memulai Pendidikan Pertama Bintara Dik maba TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2026 di lingkungan Rindam Dua Sriwijaya. Upacara pembukaan berlangsung khidmat di Lapangan Sudirman Secata Rindam Dua Sriwijaya, Lahat,Kamis (28/02/2026).
Upacara secara resmi dibuka oleh Wakil Komandan Rindam Dua Sriwijaya, Kolonel Inf Yuswanto, S.H., M.M., yang menandai dimulainya tahapan pendidikan militer bagi ratusan calon prajurit yang telah lulus seleksi ketat dan kompetitif pada penerimaan Calon Bintara TNI AD tahun ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 326 prajurit siswa tersebut sebelumnya berhasil menyisihkan ribuan pendaftar dari berbagai daerah. Selanjutnya, mereka akan menjalani pendidikan dan pelatihan militer intensif di Secaba Rindam Dua Sriwijaya guna membentuk karakter, kemampuan, serta profesionalisme sebagai prajurit TNI AD.
Dalam kesempatan tersebut, Danrindam Dua Sriwijaya membacakan amanat tertulis Pangdam Dua Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. Pangdam menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh prajurit siswa yang telah terpilih mengikuti pendidikan pertama Bintara Infanteri, sebuah capaian yang membanggakan bagi diri sendiri maupun keluarga.

Pangdam menegaskan pentingnya kesiapan mental dan fisik dalam menghadapi perubahan dari kehidupan sipil menuju kehidupan militer. Para siswa diminta membulatkan tekad, menghilangkan keraguan, serta menanamkan disiplin dan keteguhan hati selama menjalani masa pendidikan.
“Keberhasilan lulus seleksi harus menjadi motivasi untuk berlatih secara maksimal. Profesi prajurit TNI AD bukan sekadar pekerjaan, melainkan bentuk pengabdian yang sarat tantangan, risiko, dan pengorbanan demi kepentingan bangsa dan negara,” demikian pesan Pangdam dalam amanatnya.
Lebih lanjut ditegaskan, sebagai calon tulang punggung satuan, para prajurit siswa harus menyadari bahwa jiwa dan raga mereka membuktikan untuk menjaga keselamatan bangsa serta menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Nilai-nilai kejuangan, loyalitas, serta semangat pengabdian akan ditanamkan secara mendalam selama proses pendidikan berlangsung.
Menutup amanatnya, Pangdam memberikan instruksi kepada Danrindam beserta seluruh jajaran pelatih agar melaksanakan program pendidikan sesuai perangkat operasional yang berlaku. Pengembangan inovasi dan kreativitas dalam metode pengajaran tetap didorong, dengan menempatkan faktor keamanan sebagai prioritas utama dalam setiap kegiatan latihan guna menghasilkan prajurit Bintara yang profesional, tangguh, dan berkualitas.
Dengan dimulainya Dik maba TNI AD Gelombang satu 2026 ini, diharapkan para prajurit siswa mampu menempa diri secara optimal, sehingga kelak menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.
Tim Newsline ( ** )










