PALEMBANG,newsline.id–Panglima Kodam Dua Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., menegaskan pentingnya meneladani nilai nilai perjuangan Jenderal Bambang Utoyo dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Seminar Nasional Nilai-Nilai Perjuangan Jenderal Bambang Utoyo di Gedung Sudirman, Makodam Dua Sriwijaya, Palembang, Senin (15/6/2026).
Kegiatan seminar dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya perwakilan Gubernur Sumatera Selatan dari Kesbangpol, perwakilan Kapolda Sumsel Kabid Kum Kombes Pol Sigit Adi Wuryanto, perwakilan Kejati Sumsel Asintel Dr. Mhd Fatria, S.H., Kapok Sahli Pangdam Dua Sriwijaya, perwakilan Wali Kota Palembang dari Dinas Sosial, Kebudayaan dan Pendidikan, serta Ketua Tim Pengusul Gelar Kepahlawanan Nasional Jenderal Bambang Utoyo, Kemas Khoirul Mukhlis.
Sementara itu, sejumlah narasumber dan tokoh nasional mengikuti kegiatan secara virtual, antara lain Direktur Sejarah dan Permuseuman
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemendikbud Prof. Dr. Agus Mulyana, sejarawan Prof. Dr. Anhar Gonggong, Kepala Dinas Sejarah TNI AD, serta H. Indra Bambang Utoyo.
Dalam amanatnya, Pangdam II/Sriwijaya menegaskan bahwa seminar tersebut bukan sekadar membahas sejarah, tetapi juga menjadi sarana memahami nilai moral yang harus dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa.
Menurutnya, Jenderal Bambang Utoyo merupakan sosok yang membuktikan bahwa pangkat dan jabatan adalah instrumen pengabdian kepada bangsa dan negara, bukan alat untuk mencari kekuasaan.
“Dari rekam jejak kehidupan beliau, terdapat tiga nilai perjuangan utama yang patut diteladani, yakni integritas tanpa kompromi, kemurnian niat berjuang tanpa pamrih, serta sikap bersahaja namun tetap berwibawa yang lahir dari kedekatan dengan rakyat dan anak buah,” ujar Pangdam.
Ia menambahkan, nilai-nilai tersebut sangat relevan diterapkan dalam kehidupan saat ini untuk mengikis ego sektoral, ego kelompok, serta sikap individualisme yang berpotensi merusak persatuan dan kesatuan bangsa.
Menutup rangkaian seminar, Mayjen TNI Ujang Darwis berpesan kepada generasi muda dan seluruh prajurit agar tidak hanya memahami nilai perjuangan tersebut secara teori, tetapi juga mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Tugas kita saat ini bukan lagi memanggul senjata di medan gerilya, melainkan menjaga dan mengamalkan nilai-nilai perjuangan itu dalam setiap karya, profesi, dan bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Pangdam juga mengingatkan agar hasil seminar tidak berhenti sebagai dokumen atau arsip semata, melainkan menjadi inspirasi nyata yang mampu melahirkan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa.
Melalui seminar ini, diharapkan rumusan nilai-nilai perjuangan Jenderal Bambang Utoyo dapat menjadi pedoman praktis bagi prajurit TNI, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat Sumatera Selatan dalam menjaga kehormatan, persatuan, dan kepentingan bangsa Indonesia.
Reporter ( Badaruddin )
Editor : Akbar News
Sumber Berita: Pangdam Dua Sriwijaya









