Polairud Polda Sumsel Evakuasi Jenazah Nahkoda Di Perairan Oki

Saturday, 7 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang,newsline.id—Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara Di polairud Polda Sumatera Selatan bergerak cepat mengevakuasi jenazah seorang nahkoda kapal yang meninggal dunia saat melaut di perairan Sungai Lumpur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sabtu (7/2/2026) pagi.

 

Begitu menerima laporan, personel Ditpolairud yang bertugas di Pos Pangkalan Sandar Upang segera menghidupkan mesin ambulance apung untuk menjemput jenazah nahkoda KM Kurnia bernama Rudi, yang dilaporkan meninggal dunia di atas kapal saat sedang melaut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Heru Agung Nugroho melalui Komandan Kapal V-1027 Upang, Aipda Ardianto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa laporan tersebut disampaikan oleh seorang warga Desa Upang bernama Yudi, yang merupakan keluarga almarhum.

“Warga datang ke pos melaporkan bahwa keluarganya, Rudi, meninggal dunia di atas kapal KM Kurnia saat melaut di perairan Sungai Lumpur OKI, dan meminta bantuan untuk menjemput jenazah agar dibawa pulang ke Desa Upang,” ujar Aipda Ardianto.

 

Berdasarkan keterangan anak buah kapal (ABK) yang berada satu kapal dengan almarhum, sebelum meninggal dunia Rudi sempat mengeluh mengalami masuk angin dan merasakan sakit di bagian dada.“Menurut ABK, almarhum masih mengemudikan kapal saat menarik jaring ikan pada Jumat malam sekitar pukul 21.00 WIB,” jelasnya.

 

Kejadian tersebut baru disadari ketika kapal motor terus berjalan maju meski sudah diberikan aba-aba untuk berhenti. Merasa curiga, salah seorang ABK mendatangi ruang kemudi dan mendapati Rudi dalam kondisi terguling.

 

“Setelah diperiksa, almarhum sudah tidak memiliki denyut nadi dan dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Aipda Ardianto.Proses evakuasi dilakukan dengan menempuh perjalanan sekitar tiga jam dari Pos Pangkalan Sandar Upang menuju perairan Sungai Sujian, dengan kondisi ombak yang cukup besar.

 

“Jenazah almarhum dievakuasi dari kapal KM Kurnia, kemudian dipindahkan ke ambulance apung untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka di Desa Upang,” pungkasnya.

 

(**)

Berita Terkait

Proyek Jalan Cor Di Jalan Negata Jadi Perhatian Warga
Mangga Besar Siap Wujudkan Kelurahan Bersih Dan Sehat
Kapolda Sumsel Tekankan Adaptasi Dan Pelayanan Terbaik
Fenomena Langka,Cahaya Ekor Panjang Hiasi Langit
Polda Sumsel Sukses Amankan Jumat Agung,Tokoh Agama Apresiasi
Polda Sumsel Kerahkan Ribuan Personel Amankan Ibadah Jumat
Cuaca Ekstrem,Tenda Acara Lady Rara Di Rantau Durian Ambruk
Kapolda Sumsel Tegaskan Kinerja Nyata Dan Pelayanan Masyarakat

Berita Terkait

Sunday, 2 August 2026 - 12:07

Proyek Jalan Cor Di Jalan Negata Jadi Perhatian Warga

Friday, 17 July 2026 - 16:48

Kapolda Sumsel Tekankan Adaptasi Dan Pelayanan Terbaik

Sunday, 5 April 2026 - 00:44

Fenomena Langka,Cahaya Ekor Panjang Hiasi Langit

Saturday, 4 April 2026 - 13:49

Polda Sumsel Sukses Amankan Jumat Agung,Tokoh Agama Apresiasi

Saturday, 4 April 2026 - 13:37

Polda Sumsel Kerahkan Ribuan Personel Amankan Ibadah Jumat

Berita Terbaru

Prabumulih

Proyek Jalan Cor Di Jalan Negata Jadi Perhatian Warga

Sunday, 2 Aug 2026 - 12:07

Jakarta

Menko Polkam Tekankan Respons Cepat Atasi Karhutla

Saturday, 1 Aug 2026 - 13:14

Pagaralam

Sinergi Elemen Masyarakat Ciptakan Kamtibmas

Friday, 31 Jul 2026 - 23:34

INTERNASIONAL

UU Hak Cipta Bahas Hak Media Digital

Friday, 31 Jul 2026 - 22:37